KPU Minahasa Tenggara Ikuti Webinar Nasional “Penerapan E-Government Berbasis Big Data”
RATAHAN, 7 November 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara mengikuti Webinar Nasional KPU RI bertajuk “Penerapan E-Government Berbasis Big Data” yang dilaksanakan pada Kamis (7/11) secara daring melalui platform Zoom Meeting dari Kantor KPU Minahasa Tenggara, Ratahan. Kegiatan yang diikuti oleh KPU se-Indonesia ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ibu Betty Epsilon Idroos, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU RI, serta Ibu Yani Nurhadriani, Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan ahli Big Data. Webinar ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan KPU dalam pengelolaan data serta mendorong penerapan tata kelola pemerintahan digital berbasis teknologi informasi. Dalam sambutan pembuka, Ibu Betty Epsilon Idroos menekankan pentingnya perubahan mindset kerja di lingkungan KPU menuju tata kelola lembaga yang efisien, transparan, dan berbasis data. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital harus diwujudkan melalui optimalisasi sistem informasi dan pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan di semua tingkatan. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain integrasi sistem Silon dan Sipol, pengembangan situs Open Government Data di opendata.kpu.go.id, serta pemanfaatan Social Media Analytics untuk pemantauan opini publik. Menurutnya, tantangan utama KPU ke depan adalah meningkatkan kepercayaan publik dan membangun budaya kerja yang data-driven. KPU juga tengah menyusun roadmap pengelolaan sistem informasi dan big data, termasuk penguatan kompetensi SDM dan penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung otomasi pengelolaan informasi. “Pemanfaatan big data akan memperkuat efisiensi kerja dan meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu,” ujar Betty Epsilon Idroos. Sementara itu, Ibu Yani Nurhadriani menjelaskan konsep dasar Big Data yang memiliki karakteristik 5V (Volume, Variety, Velocity, Veracity, Value), serta pentingnya analisis data dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Ia mencontohkan pemanfaatan Big Data di sektor publik seperti monitoring media sosial, deteksi hoaks secara real-time, serta otomasi pengolahan dokumen menggunakan AI. Menurutnya, penerapan Big Data di KPU akan sangat membantu dalam monitoring opini publik dan integrasi sistem data seperti Sidalih dan Sirekap. Ketua KPU Kabupaten Minahasa Tenggara, Otnie N. Tamod, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah KPU RI dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan berbasis teknologi informasi dan data. “Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya data sebagai dasar kebijakan. KPU Minahasa Tenggara siap beradaptasi dengan sistem digital dan memperkuat kualitas pengelolaan data di tingkat daerah,” ujar Otnie N. Tamod. KPU Minahasa Tenggara menilai bahwa penerapan Big Data akan membantu peningkatan efisiensi kerja, transparansi publik, serta memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu di daerah. ???? [Dokumentasi: KPU Minahasa Tenggara mengikuti Webinar Nasional KPU RI – Ratahan, 7 November 2025]
Selengkapnya