KPU Minahasa Tenggara Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

Ratahan - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Tenggara mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Berkelanjutan yang diselenggarakan secara daring oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 15 KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara sebagai langkah konsolidasi program sosdiklih tahun berjalan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Rapat tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan, memperkuat koordinasi lintas satuan kerja, serta merumuskan strategi implementasi sosialisasi dan pendidikan pemilih agar lebih efektif, adaptif, dan tepat sasaran. Forum ini juga menjadi ruang penguatan komitmen dalam mendukung program sosdiklih yang terintegrasi dengan kebijakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa pelaksanaan sosdiklih tahun 2026 harus tetap berjalan secara berkelanjutan, meskipun disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan anggaran. Optimalisasi media sosial, podcast, konten kreatif, serta kolaborasi dengan media massa didorong sebagai instrumen strategis untuk memperluas jangkauan informasi kepemiluan. Seluruh jajaran juga diminta memaksimalkan agenda sosialisasi, termasuk kegiatan berbasis sekolah dan kemitraan dengan pemangku kepentingan.

KPU Minahasa Tenggara dalam rapat tersebut diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Lucky Mamahit, bersama Kepala Sub Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM, Hendra V.S. Marentek. Kehadiran keduanya menegaskan kesiapan KPU Minahasa Tenggara dalam mengakselerasi program sosdiklih secara kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan kualitas partisipasi pemilih.

Melalui rapat koordinasi ini, KPU Minahasa Tenggara berkomitmen menyusun langkah teknis yang inovatif dan terukur, guna memastikan informasi kepemiluan tersampaikan secara merata hingga ke tingkat basis masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman dan kesadaran demokrasi secara berkelanjutan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 119 Kali.