Bangun ASN Berintegritas dan Kompeten, KPU kabupaten Minahasa Tenggara ikuti sosialisasi pelaksanaan latsar CPNS tahun 2026
Ratahan - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Tenggara mengikuti Sosialisasi Pelaksanaan CPNS KPU Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Manado pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti dari Ruang Rapat KPU Kabupaten Minahasa Tenggara bersama satuan kerja lainnya di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.
Sosialisasi ini merupakan tahapan awal persiapan pelaksanaan Latihan Dasar (Latsar) CPNS KPU Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh CPNS KPU, didampingi Sekretaris serta Kepala Subbagian masing-masing satuan kerja. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Manado, Dr. Hi. Khaeroni, M.Si, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Core values ASN bukan formalitas administratif melainkan wahana penanaman nilai2 dasar aparatur sipil negara sebagai upaya membentuk ASN berintegritas. Penekanan tersebut mempertegas bahwa Latsar merupakan proses strategis pembentukan karakter, profesionalisme, dan komitmen pengabdian aparatur.
Selanjutnya, materi teknis disampaikan oleh Bapak Irwan Muhammad, M.Si, yang memaparkan secara komprehensif alur pelaksanaan Latsar, mulai dari pengenalan Balai Diklat Keagamaan, struktur kurikulum dan tahapan pembelajaran, peran widyaiswara, sistem evaluasi, hingga mekanisme aktualisasi nilai-nilai dasar ASN di unit kerja masing-masing. Penyampaian materi berlangsung sistematis dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif guna memastikan seluruh peserta memahami aspek teknis yang perlu dipersiapkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan CPNS KPU Kabupaten Minahasa Tenggara dapat mengikuti seluruh rangkaian Latsar Tahun 2026 secara optimal, disiplin, dan bertanggung jawab sebagai fondasi dalam membangun kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural. Latsar menjadi momentum awal dalam membentuk aparatur yang profesional dan berintegritas demi mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas.